Adik Korban Tewas Saat Demo di Kendari: Jenazah Mau Dibawa ke Kampung

Makassar, IDN Times - Jenazah Randi, korban tewas akibat demonstrasi rusuh di depan kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (26/9), kini masih berada di rumah sakit Bhayangkara, Kota Kendari.
Menurut adik perempuan korban, Murmin jenazah akan langsung dibawa ke kampung halaman di Desa Lakarinta, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sultra.
"Sekarang masih di rumah sakit. [jenazah] akan dibawa ke kampung halaman segera," kata Murmin saat dihubungi IDN Times melalui sambungan telepon dari Makassar, Kamis malam.
Saat ini, Murmin dan keluarga tengah berada di rumah sakit tempat jenazah RandiĀ berada. Dia mengaku belum mengetahui dengan pasti penyebab kematian kakaknya.
Randi merupakan mahasiswa Fakultas Perikanan di Universitas Halu Oleo (Unhalu). Pada saat demonstrasi di DPRD Sultra, Randi turut serta bersama ribuan mahasiswa lainnya.
Dikutip Antara, Randi dilaporkan meninggal di Rumah Sakit TNI AD dr Ismoyo. Dilarikan sekitar pukul 16.18 WITA. Dia sempat menjalani perawatan selama sekitar lima menit.
Gambar yang diperoleh IDN Times menunjukkan Randi terkena tembakan pada bagian dada kanan.
"Kami belum bisa pastikan apakah penyebab kematiannya terkena peluru tajam atau peluru karet," kata Danrem 143/HO Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto dikutip Antara.
Selain Randi, ada tiga mahasiswa lain yang terluka parah diduga karena mengalami kekerasan.

