Makassar, IDN Times - Seorang ayah dan anaknya baru-baru ini menjadi korban penganiayaan berat sejumlah orang di Desa Datara, Kecamatan Bonto Ramba, Kabupaten Jeneponto. Keduanya adalah Mantari Daeng Nuntung (60) dan anaknya, Ambo (30).
Mereka dianiaya menggunakan batu dan senjata tajam (Sajam) pada Senin (4/11), oleh sejumlah orang yang sementara dikejar oleh pihak Kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rachman mengungkapkan, penganiayaan dipicu kesalahpahaman terkait dugaan pencurian kuda milik korban oleh seorang lelaki bernama Rani.
“Ayah dan anak ini mencari kudanya, dikira dicuri. Ternyata ditemukan di tempat yang sama dengan kudanya warga itu (Rani) dengan kudanya yang dua orang ini (korban),” kata Boby kepada IDN Times saat dikonfirmasi, Selasa (5/11).
