Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kader PBB Bantaeng Tewas Dipanah Orang Tak Dikenal

Kader PBB Bantaeng Tewas Dipanah Orang Tak Dikenal
Istimewa

Kabupaten Bantaeng, IDN Times - Kader Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Bantaeng, Sudirman (30), meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Kamis sore (14/3), setelah dipanah oleh orang tak dikenal di Bantaeng, Selasa lalu (12/3).

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Sulawesi Selatan, Anwar, yang dihubungi IDN Times menyebutkan jenazah Sudirman diantar ke Bantaeng sekitar pukul 20.00 Wita malam tadi. 

“Jenazah Sudirman dijemput keluarganya di RS Wahidin di Makassar untuk dimakamkan di Bantaeng, rencananya pagi ini dikebumikan di kampung halamannya,” ujar Anwar.

1. Korban alami kritis setelah terkena anak panah di dadanya

Istimewa
Istimewa

Korban Sudirman dirujuk dari RSUD Bantaeng ke RS Wahidin Sudirohusodo setelah mengalami kritis akibat terkena anak panah berukuran sekitar 15 cm di bagian dada korban. Anak panah tersebut ditembakkan dari pelontar yang menyerupai ketapel. 


Dari informasi yang dihimpun, korban diserang OTK saat hendak memasang spanduk salah satu Caleg PBB di wilayah perkotaan Bantaeng. Korban sempat mendapat perawatan serius akibat lukanya dan harus mendapat bantuan pernapasan di ruang ICU RS Wahidin selama 2 hari. 

2. Pengurus DPP PBB minta polisi segera menangkap pelaku pemanahan

Twitter/YusrilIhza Mahendra
Twitter/YusrilIhza Mahendra

Pengurus DPP PBB Sulsel meminta aparat kepolisian, khususnya Polres Bantaeng segera mengungkap kasus tewasnya kader PBB yang dipanah OTK. 

Anwar menegaskan, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra telah melaporkan kasus yang menewaskan kadernya pada Kapolri Irjen Pol Tito Karnavian. 


“Kami harapkan polisi segera mengungkap kasus ini secara profesional, pelakunya harus segera ditangkap, sesuai arahan ketua umum Pak Yusril yang telah melaporkan kasus ini ke Kapolri,” ungkap Anwar. 

3. Korban dikenal ramah dan tidak memiliki musuh

Istimewa
Istimewa

Anwar menambahkan, korban dikenal dengan pribadi yang ramah, akrab di pergaulannya dan tidak memiliki musuh. Anwar berharap kasus kematian kadernya tidak terkait dengan proses pemilihan Capres atau pemilihan Caleg. Korban diketahui meninggalkan seorang istri dan seorang anak. 

“Almarhum ini kader muda PBB, semoga kasus kematiannya tidak terkait dengan politik pilpres atau pileg,” ujar Anwar. 

Share
Topics
Editorial Team
abdurrahman
Editorabdurrahman
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Linimasa Evakuasi Pesawat ATR 42-500 Milik IAT di Puncak Bulusaraung

12 Feb 2026, 10:22 WIBNews