Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kapal SAR Antasena 234 Ikut Cari Korban Kapal Karam di Selat Makassar

Basarnas Makassar
Basarnas Makassar

Takalar, IDN Times - Kapal Negara (KN) Antasena 234 milik Badan SAR Nasional (Basarnas) dioperasikan untuk mencari korban di sekitar lokasi tenggelamnya kapal jolloro pengangkut besi tua, di perairan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Kamis (27/3). Dalam peristiwa ini, 3 korban ditemukan selamat, 1 korban bernama Alle dinyatakan hilang. 

Humas Kantor Basarnas Makassar Hamsidar menyebutkan, Tim Rescue mulai melakukan pencarian korban hilang di sekitar perairan Tanakeke, pagi tadi sekitar pukul 08.00 Wita. 

“Saat ini tim rescue masih melakukan pencarian, perkembangannya akan kita sampaikan,” ujar Hamsidar. 

1. KN Antasena 234 kapal Basarnas paling canggih teknologinya

Basarnas Makassar
Basarnas Makassar

KN Antasena 234 yang melakukan pencarian korban merupakan kapal tercanggih yang dimiliki Badan SAR Nasional, dengan panjang 40 meter  berbahan aluminium, berkecepatan maksimal 29 knot dan dilengkapi peralatan modern, seperti teknologi forwardinfra merah untuk mendeteksi objek di permukaan pada malam hari.
Kapal ini juga dilengkapi dengan radar, pendeteksi benda bawah air dan yang tercanggih yaitu Remotely Operated Vehicle (ROV) atau robot pintar bawah laut dengan operator lulusan Vietnam. Kapal ini juga memiliki alat khusus kedalaman hingga 300 meter bawah laut.

2. Korban selamat karena menggunakan jeriken sebagai alat pelampung

ilustrasi jeriken (Wikimedia.org/ JohnM)
ilustrasi jeriken (Wikimedia.org/ JohnM)

Dalam insiden ini, tiga orang selamat itu adalah Muang (47), Hendra (16), dan Ridwan (17). Mereka merupakan warga Desa Tompotana, Kecamatan Mappakasunggu, Pulau Tanakeke.

Menurut keluarga korban, Cahyani, ketiganya berhasil selamat setelah menjadikan jeriken plastik yang ada di kapal sebagai alat pelampung. Ketiga korban selamat mengapung selama 3 hari di laut lepas, tanpa makan dan minum.

 Ketiganya kemudian ditemukan nelayan Pulau Lae-lae, bernama Supu, tidak jauh dari wilayah mercusuar Taka Rewatayya. 

3. Keluarga korban hilang berharap korban segera ditemukan tim SAR

ilustrasi SAR/Twitter/BSN_Makassar
ilustrasi SAR/Twitter/BSN_Makassar

Cahyani menambahkan, pihak keluarga besar korban Alle, di Pulau Tanakeke terus menanti perkembangan proses pencarian Tim SAR di perairan Tanakeke. Selain tim SAR, nelayan Tanakeke juga ikut membantu melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal. 

 

Share
Topics
Editorial Team
abdurrahman
Editorabdurrahman
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Viral, Kalender The Beatles 1964 Ini Bisa Digunakan di Tahun 2020

31 Agu 2025, 13:47 WIBNews