Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mahasiswa UIN Alauddin Meninggal Saat Daki Gunung Lompobattang

Facebook/SalmanAnwar
Facebook/SalmanAnwar

Gowa, IDN Times - Seorang pendaki dari lembaga Mahasiswa Pencinta Alam Sultan Alauddin (Mapalasta) UIN Alauddin, Gowa, bernama Salman Anwar (22), meninggal akibat tertimpa batu di Pos 10 Gunung Lompobattang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Jumat siang kemarin (5/4).

Kapolsek Tompobulu AKP Hasbullah yang dikonfirmasi IDN Times, Sabtu (6/4) menyebutkan, korban bersama puluhan pendaki lainnya sedang mendaki dari Gunung Lompobattang  menuju Gunung Bawakaraeng, sejak Kamis pagi (4/4). Korban bersama pendaki lainnya sempat bermalam di Pos 9 di Lembang Bu’ne, Kelurahan Cikoro, Tompobulu. 

“Korban bertugas sebagai leader, setelah beristirahat di Pos 9 korban berada di depan memimpin jalur pendakian, sekitar pukul 12.30 Wita  korban terkena batu yang jatuh dari tebing dan mengenai wajah korban hingga terjadi pendarahan,” tutur Hasbullah.

1. Nyawa korban tidak sempat terselamatkan

Istimewa
Istimewa

Ketika korban yang berstatus mahasiswa Fakultas Syariah UIN Alauddin ini didapati rekannya mengalami pendarahan di jalur pendakian, dua rekan korban, yakni Munawir dan Ismail, langsung turun gunung untuk meminta pertolongan masyarakat di kampung Lembang Bu’ne. Beberapa pendaki dan tim rescue Basarnas tiba di lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pada korban. Namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. 

“Sejumlah perkumpulan pendaki datang ke lokasi kecelakaan untuk membantu proses evakuasi. Korban diketahui sudah meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 03.30 Wita  dini hari tadi di Puskesmas Malakaji,” ujar Hasbullah.

2. Jenazah korban dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Bulukumba

Facebook/SalmanAnwar
Facebook/SalmanAnwar

Hasbullah menambahkan, setelah jasad korban berhasil dievakuasi ke Puskesmas Malakaji, paman korban, Bripka Yusuf, anggota Polsek Bajeng datang menjemput jenazah korban untuk dipulangkan ke kampung halamannya di Dusun Teteaka, Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba. 

“Informasi terakhir yang kami terima, jenazah korban sudah tiba di rumah duka di Bulukumba untuk segera dimakamkan,” kata Hasbullah.

3. Laman Facebook korban dipenuhi ucapan duka cita

Facebook/SalmanAnwar
Facebook/SalmanAnwar

Di laman Facebook korban, banyak teman korban yang mengirim doa dan ucapan duka cita. Beberapa di antaranya teman kuliah dan teman sekolah korban yang juga mengirimkan foto kenangan bersama korban semasa hidupnya.

Menurut salah satu rekan korban di Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKMB), Echa Panrita Lopi, korban dikenal sebagai pribadi yang ramah dan suka bergaul. 

Share
Topics
Editorial Team
abdurrahman
Editorabdurrahman
Follow Us