Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pernikahan Sepasang Lansia di Makassar Hebohkan Warganet

Instagram / makassar_iinfo
Instagram / makassar_iinfo

Makassar, IDN Times - Dalam sepekan terakhir dua pernikahan fenomenal di Sulawesi Selatan meramaikan pembicaraan di media sosial internet. Setelah heboh pernikahan dini sepasang remaja di Parepare, giliran momen bahagia dua sejoli paruh baya di Makassar yang ramai dibahas.

Pernikahan sepasang lansia mempertemukan Muktamir dan Hayati, yang sama-sama berusia 63 tahun. Pernikahan mereka berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mariso, Makassar, Senin (4/3) lalu. Kabar ini ramai tersiar, usai foto pasangan diunggah akun Instagram @makassar_iinfo, Selasa (5/3).

“Kakek mutamir 63 thn dan nenek nurhayati 63 thn adalah perjaka dan perawan ting ting yang baru ketemu jodohnya di usia senja melakukan ijab khobul di KUA Mariso kota Makassar tadi pagi. Usia tak mengurungkan niat mereka untuk terus mencari jodoh didunia ini,” tulis akun tersebut pada keterangan foto.

1. Pernikahan disaksikan kerabat kedua mempelai

IDN Times / Istimewa
IDN Times / Istimewa

Foto-foto yang diunggah dari kiriman pengikut @makassar_iinfo memperlihatkan Muktamir menjalani proses ijab kabul dengan penghulu. Mereka disaksikan sejumlah kerabat dan keluarga kedua mempelai. Pada foto lain, tampak pasangan suami-istri itu duduk berdampingan di pelaminan.

Unggahan ini mendapat beragam respons pengguna Instagram dan disukai lebih 25 ribu kali. Sebagian warganet mendoakan Muktamir dan Hayati langgeng, ada juga yang menyindir soal jodoh.

“Yang jomblo sabar ini ujian,” tulis @pydea.

“Alhamdulillah. Semoga langgeng jodohnya,” kata @muli.ati.186590 pada komentar lainnya.

2. Usia bukan penghalang bagi kedua pasangan

Instagram / makassar_iinfo
Instagram / makassar_iinfo

Algazali, keponakan Muktamir, membenarkan soal kabar pernikahan pasangan lansia yang beredar di medsos. Dia mengatakan pamannya selama ini berstatus bujangan, bekerja mengurus sebuah lapangan futsal. Pada akhir Februari 2019, Muktamir bertemu dengan Hayati.

Prosesnya terbilang singkat. Pihak keluarga kemudian berupaya menghubungkan kedua orang yang sama-sama bermukim di Makassar. Setelah merasa cocok, mereka memutuskan untuk menikah.

“Pertemuan tanpa sengawa awalnya. Kita tanya Om Tamir, apakah masih ada niat mau menikah. Kita sebagai keluarga mendorong, apa lagi kita ingat usianya tidak muda lagi,” kata Algazali.

3. Pernikahan tidak mendapatkan perlakuan khusus di KUA

IDN Times / Istimewa
IDN Times / Istimewa

Kepala KUA Kecamatan Mariso Makassar H Abdul Rahman turut membenarkan pernikahan pasangan paruh baya. Pihak KUA mencatat peristiwa tersebut sebagaimana layaknya pernikahan orang pada umumnya.  

Rahman mengungkapkan, pernikahan berlangsung meriah di Kantor KUA. Saat itu akad nikah ramai disaksikan oleh keluarga kedua pihak yang datang. Menurut Rahman, pernikahan Muktamir dan Hayati membuktikan bahwa jodoh dan pernikahan  merupakan rahasian Allah yang tidak diketahui kapan datangnya.

"Kami laksanakan itu di ruang perkawinan yang ada di kantor dan kami semua mendoakan kedua mempelai semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah,” ucap Rahman.

Share
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Daftar 15 Sekolah Terbaik dan Berprestasi di Sulawesi Selatan

27 Jul 2025, 06:04 WIBNews