Makassar, IDN Times - Kendati diberi kepercayaan oleh rakyat untuk kembali memimpin Indonesia, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) memberi rapor merah untuk periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo. Hal itu disampaikan langsung oleh Plt. Koordinator Badan Pekerja KontraS Sulawesi, Asyari Mukrim.
Menurutnya, kepemimpinan Jokowi selama lima tahun belakangan tidak bisa dipisahkan dari kenyataan bahwa, usaha penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu masih jalan di tempat.
Di sisi lain, pihaknya menyoroti kecenderungan meningkatnya pelanggaran HAM. Bentuknya antara lain ancaman kebebasan masyarakat sipil dan pers, pelemahan institusi KPK, menguatnya kembali dwifungsi TNI, penanganan demonstrasi yang represif hingga masih tingginya konflik agraria yang merampas hak hidup masyarakat.
